PURWAKARTA, DISDUKCAPIL – Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menggelar program jemput bola pelayanan publik terpadu "Purwakarta Istimewa". Kali ini, giliran warga Desa Nagrak, Kecamatan Darangdan yang mendapatkan kemudahan akses layanan administratif pada Kamis (25/6/2026).
Acara ini ditinjau langsung oleh Bupati Purwakarta, Saeful Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein. Kehadiran orang nomor satu di Purwakarta ini disambut antusias oleh ratusan warga yang sejak pagi hari telah memadati lokasi kegiatan untuk mengurus berbagai keperluan dokumen.
Program Purwakarta Istimewa ini mengintegrasikan seluruh jenis pelayanan publik yang ada di tingkat Kabupaten Purwakarta langsung ke tengah-tengah masyarakat desa. Salah satu gerai yang paling padat dan menjadi fokus perhatian warga adalah pelayanan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purwakarta.
Hadir memimpin jalannya pelayanan adminduk prima tersebut, Sekretaris Dinas Disdukcapil Purwakarta, Wawan Supriatna, S.Ag. Beliau menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat di Kecamatan Darangdan, khususnya Desa Nagrak, terhadap pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan sudah sangat tinggi.
"Alhamdulillah, antusiasme warga sangat luar biasa namun tetap tertib. Melalui program interaktif yang diinisiasi oleh Bapak Bupati (Om Zein) ini, kami dari Disdukcapil bisa langsung mengeksekusi kebutuhan dokumen warga di tempat, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kantor dinas pusat," ujar Wawan Supriatna di sela-sela kegiatan.
Berdasarkan data rekapitulasi akhir dari tim Disdukcapil Purwakarta, tercatat ada ratusan dokumen kependudukan yang berhasil diterbitkan dan dilayani hanya dalam satu hari pelaksanaan. Rincian pelayanan tersebut meliputi:
Akta Kelahiran: 181 dokumen (paling tinggi)
Kartu Tanda Penduduk (KTP-el): 120 dokumen
Kartu Identitas Anak (KIA): 110 dokumen
Kartu Keluarga (KK): 72 dokumen
Perekaman KTP Elektronik Baru: 17 warga
Akta Kematian: 1 dokumen
Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Pemerintah Kabupaten Purwakarta berkomitmen akan terus melanjutkan program gempungan pelayanan publik ini secara bergiliran ke desa-desa lain di seluruh wilayah Purwakarta.