09 Februari 2026 By: Tim Sosial Media Disdukcapil Purwakarta

Pimpin Briefing Staf, Kadisdukcapil Purwakarta Bahas Terkait UHC dan Sosialisasi PP Pajak Terbaru

blog image

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purwakarta, Muhamad Husni, S.H., M.H., memimpin rapat koordinasi internal (briefing) di Aula Kantor Disdukcapil pada Senin pagi. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, fungsional, serta seluruh staf untuk menyelaraskan langkah strategis pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Muhamad Husni menyoroti upaya intensif Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC). Beliau menyampaikan bahwa pencapaian UHC merupakan komitmen besar Pemda untuk memastikan seluruh warga Purwakarta memiliki akses jaminan kesehatan.

Namun, tantangan besar muncul seiring dengan adanya kebijakan penonaktifan sekitar 20.000 data peserta PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) oleh Pemerintah Pusat. Kadisdukcapil menekankan bahwa hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemda Purwakarta.

"Penonaktifan 20 ribu peserta PBI JK ini menjadi dinamika yang harus kita sikapi dengan bijak dalam kerangka pencapaian UHC. Pemda sedang berupaya mencari solusi agar masyarakat yang terdampak penonaktifan ini tetap bisa mendapatkan kepastian layanan kesehatan," tegas Muhamad Husni.

Selain isu jaminan kesehatan, Kadisdukcapil juga memberikan edukasi internal mengenai kebijakan fiskal terbaru, yakni PP Nomor 58 Tahun 2023. Aturan ini mengatur tentang skema pemotongan Pajak Penghasilan (PPh 21) melalui mekanisme Tarif Efektif Rata-rata (TER).

Muhamad Husni menjelaskan bahwa skema TER ini diberlakukan untuk memberikan penyederhanaan dalam penghitungan pajak bulanan bagi pegawai. Beliau meminta bagian kepegawaian untuk melakukan sosialisasi internal agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan staf mengenai penyesuaian nominal potongan pajak pada slip gaji.

"Perubahan ini adalah amanat regulasi pusat. Kita harus mematuhi aturan perpajakan yang baru ini dengan tetap mengedepankan transparansi di lingkungan internal Disdukcapil," tambahnya.

Briefing diakhiri dengan pesan agar seluruh jajaran tetap solid. Muhamad Husni berharap sinergi antara pejabat dan staf terus diperkuat, terutama dalam menghadapi dinamika kebijakan pusat, baik di bidang jaminan kesehatan nasional maupun perpajakan.